Wawancara / Berita

Segudang Prestasi dan Penghargaan Diraih Lurah Pekojan

akurat logo
Miftahul Munir
Sabtu, 05 Agustus 2017 20:14 WIB
Share akurat gplus
 
Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo
Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo
(AKURAT.CO/Miftahul Munir)

AKURAT.CO, Bukan Tri Prasetyo Utomo Namanya jika kehabisan Ide untuk meraih prestasi selama bertugas sebagai Aparatus Sipil Negara (ASN). Pasalnya Lurah Pekojan ini memiliki segudang inovasi untuk meraih penghargaan bergengsi dari beberapa lembaga yang menyoroti perkotaan di Jakarta.

Pembuatan tugu Mars Pekojan ia mendapatkan piagam penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia (Lempi). Kemudian piagam lain menyusul saat ia menciptakan lagu Mars Pekojan seperti di Kemanggisan. Meski sama sama lagu mars yang diciptakannya, tapi lirik yang dibuatnya itu jauh berbeda dari Mars Kemanggisan.

Tri dinobatkan sebagai Lurah Pekojan pertama yang membuat lagu mars Pekojan setelah puluhan kali berganti Lurah.

“Terus pada Hut Kemerdekaan RI yang ke-70 di tahun 2015, saya mendapatkan piagam dari lembaga yang sama karena mengadakan lomba menjahit bendera Merah Putih sepanjang 500 meter dengan tangan yang diikuti oleh 720 ibu ibu PKK se-Pekojan dengan waktu dua jam,” terang dia Sabtu (5/8).

Dia menjelaskan, lomba menjahit bendera merah putih sepanjang 500 meter itu terinspirasi dari sosok Fatmawati yang menjahit bendera merah putih untuk upacara kemerdekaan Republik Indonesia dengan tangan. Oleh karena itu, untuk mengenang sosok Istri Presiden pertama itu dengan cara mengadakan lomba tersebut.

Dua Prestasi itu sudah masuk ke Rekor Dunia karena untuk pertamakali seorang Lurah yang memiliki ide kreatif seperti itu yang melibatkan banyak warga di wilayahnya.

Masih di tahun yang sama, Lurah yang masih memiliki darah keturunan Hamkubowono ke-2 ini mendapatkan penghargaan dari Jawa Pos sebagai Lurah terbaik se-Jakarta Barat lantaran banyak ide kreatifnya yang dituangkan untuk membangun wilayahnya agar lebih baik lagi.

"Ditahun 2016 saya mendapatkan penghargaan dari Komposioner City yang ada di Paris, Francis, ‎karena menjadi kelurahan satu satu di Indonesia yang mengadakan kegiatan Kebhinekaan, Keanekaragaman dalam membangun kota. Catat itu menjadi sangat baik dan bagus karena ini terbaik se-Indonesia loh," tuturnya. 

Terakhir, kata dia, di tingkat kota, Tri mendapatkan penghargaan sebagai Kelurahan yang baik se-Jakarta Barat karena program kerja dan kegiatan yang dijalankannya berjalan sesuai dengan keinginan pimpinan kota. "Tentu saja ini tidak lepas dari staf saya, Warga Pekojan dan orang orang yang sudah membantu saya dalam meraih prestasi itu," tutur dia.

 

Harapan Kedepan

Dua tahun sudah ia menjabat sebagai Lurah Pekojan. Namun, baginya masih banyak tugas yang harus dikerjakan untuk menciptakan kesejahteraan bagi warganya. Tidak hanya dengan pelayanan saja yang diberikan, ia pun bakal terus menuangkan ide idenya dan kreatifitasnya untuk membangun‎ serta mempercantik wilayah Pekojan.

"Saya akan terus mengayomi warga karena ini sudah menjadi kewajiban saya sebagai pejabat instansi pemerintah," terang dia.

Menurut Tri, kinerjanya selama berada di Kemanggisan dan di Pekojan yang menilai adalah warganya. Sehingga, ia pun sebisa mungkin bekerja maksimal dan tak peduli dengan komentar orang yang sarkastik. Sebab, ia masih mengingat pesan orangtuanya sewaktu mendapatkan tugas sebagi Lurah untuk pertama kalinya di Kemanggisan.

"Kata ibu saya, lakukan saja yang kamu bisa selam itu yang terbaik untuk masyarakat, ‎terserah nanti diterima atau tidak, disukai atau tidak di sukai, di protes atau tidak itu sudah biasa. Yang penting kamu kerja selesai. Itu yang jadi jimat saya," kata Tri meniru gaya cakap ibunya.

Selama ia mendapatkan prestasi yang cemerlang, dirinya tidak pernah meminta kepada atasannya untuk dipromosikan dalam jabatan yang lebih tinggi. Pasalnya, ia hanya mengutamakan kemampuannya untuk bekerja demi kesejahteraan warganya.

"Kemanggisan saya tinggalkan, saya ga bawa tugunya, saya ga bawa batiknya dan Mars Kemanggisan. Begitupun dengan Pekojan, gak saya bawa pulang. Tapi paling tidak nanti pengganti saya bisa meneruskan perjuangan saya. Masyarakat mau mengenang saya atau tidak terserah yang penting saya kerja," ungkap dia.

Baginya sebagai seorang pemimpin yang utama adalah menjalani tugasnya tanpa pamrih dari siapapun karena jabatan yang diembannya akan dipertanyakan untuk dipertanggungjawabannya di akhirat nanti. ‎"Semoga Pekojan Terus Menjadi Kelurahan Terbaik se - Jakarta Barat dan se - Indonesia, walaupun nantinya saya gak di sini lagi harus jadi yang terbaik," pungkas Tri.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Istri Arifin C Noer Sering Dibully Gara-gara Film G30S PKI

Sabtu, 23 September 2017 14:31 WIB

Arifin C Noer sudah lebih dulu mencari sumber informasi dari pelaku dan korban PKI.


Satgas OJK Hentikan Lima Investasi Ilegal

Sabtu, 23 September 2017 14:30 WIB

karena tidak memiliki izin dan produk dan tawaran investasi yang ditawarkan berpotensi merugikan masyarakat


Sufmi Dasco: Usut Tuntas Rencana Impor 5000 Senjata Ilegal

Sabtu, 23 September 2017 14:26 WIB

"Karena isu ini diketagorikan sangat high profile, sebaiknya Presiden membentuk Tim Khusus untuk mencari fakta-fakta awal"


Adhie: KPK Harus Usut Dugaan Korupsi Ahok

Sabtu, 23 September 2017 14:24 WIB

Jangan sampai masyarakat turun ke jalan, baru KPK mengusut tuntas kasus dugaan korupsi itu.


Pengadilan Internasional: Myanmar Bersalah Melakukan Genosida terhadap Rohingya

Sabtu, 23 September 2017 14:24 WIB

"Pengadilan memutuskan, Myanmar bersalah melakukan genosida terhadap orang-orang Rohingya dan kelompok-kelompok Muslim di sana," kata PPT


Reuni dengan SkidRow, Jamrud Bakal bawakan 13 lagu di RIB 2017

Sabtu, 23 September 2017 14:20 WIB

Skidrow akan tampil di Rock In Borneo di Tenggarong, Kalimantan Timur.


5000 Senjata Ilegal Masuk ke Indonesia, Panglima TNI: Akan Kita Serbu

Sabtu, 23 September 2017 14:16 WIB

"Ada kelompok institusi yang akan membeli 5000 pucuk senjata, bukan militer, ada itu pak, ada yang memaksa"


Ivan Gunawan Minta Ayu Ting Ting Memanggilnya "Mas"

Sabtu, 23 September 2017 14:14 WIB

Ayu Ting Ting diminta panggil Ivan Gunawan dengan sebutan 'Mas'


Ribuan Orang Berebut Air Enceh Sultan Agung

Sabtu, 23 September 2017 14:12 WIB

Nguras Enceh di Kompleks Makam Raja-raja Mataram dibanjiri ribuan warga.


Pilgub Jatim, Baru Gus Ipul yang Lakukan Komunikasi Politik ke PKS

Sabtu, 23 September 2017 14:02 WIB

Apalagi, partainya memiliki regulasi penjaringan yang tak harus membuka mekanisme penjaringan bakal calon, tetapi cukup komunikasi politik.


Arsul: Anggaran Densus Tipikor Bakal Dibahas di Banggar

Sabtu, 23 September 2017 14:00 WIB

Komisi III DPR RI relah menyetujui anggaran tersebut.


Jamu Bhayangkara, Persib Tak Mau Imbang Lagi

Sabtu, 23 September 2017 13:59 WIB

Persib Bandung akan menjamu Bhayangkara FC dalam lanjutan Liga 1 Indonesia pekan ke-25.


Info Wali Kota Cilegon Tidak Terjaring OTT, KPK Bungkam

Sabtu, 23 September 2017 13:54 WIB

KPK masih melakukan pemeriksaan intensif.


10 Pasang Pengantin Menikah di Atas Mobil Damkar

Sabtu, 23 September 2017 13:47 WIB

Nikah Bareng Pancasila Sakti ini diadakan terbuka untuk umum dan gratis fasilitas berkonsep 'wedding in nusantara'


Beli Saham Freeport Bisa Pakai Dana Abadi

Sabtu, 23 September 2017 13:39 WIB

Saya menyarankan agar pemda memakai dana abadi yang ada. Dana ini sudah dipersiapkan untuk menyerap saham Freeport