Wawancara / Berita

Tidak Banyak Penyair Memilih Puisi Humor

akurat logo
Herman Syahara
Rabu, 03 Januari 2018 14:35 WIB
Share akurat gplus
 
Jose Rizal Manua
Jose Rizal Manua
(YOUTUBE/UniversitasJalanan)

AKURAT.CO, Jose Rizal Manua lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 September 1954. Sarjana Seni dari Fakultas Teater, Institut Kesenian Jakarta (1986) ini sekarang mengajar matakuliah  dramaturgi  di almamaternya, Fakultas  Film dan Fakultas Teater.

Lepas mengajar, kakek dua cucu ini aktif mengajar  anak-anak dan remaja di TTA (Teater Tanah Air) yang didirikannya.

Teater ini pernah mencatat prestasi gemilang dengan menyabet 19 medali emas di seluruh kategori pada Festival Teater Anak-anak Dunia ke-9, yang diadakan di Lingen, Jerman, Juli 2006.

Saat itu TTA  membawakan lakon berjudul "Wow" karya Putu Wijaya. Selain itu,  TTA juga meraih The Best Performance dan medali emas di The Asia Pacific Festival of Children Theatre 2004, di Toyama, Jepang, saat membawakan lakon yang "Bumi Ada di Tangan Anak-anak" karya Danarto.

Hari-hari ini, pengelola Toko Buku Taman Deklamasi di kompleks Taman Ismail Marzuki itu sedang sibuk berlatih untuk menghadapi Festival Teater Anak Sedunia di Jerman, Juni nanti. Dia akan membawakan lakon  karya Putu Wijaya berjudul "Help".

Berikut wawancara AKURAT.CO dengan Jose Rizal Manua:

Anda dikenal sebagai penulis dan pembaca puisi humor. Kenapa tertarik pada genre puisi humor?

Karena tidak banyak penyair yang mau menempuhnya. Rendra, Taufik Ismail, atau Sutardji Calzoum Bachri memang memiliki sense of humour dalam puisinya, namun aku lebih mengeksplornya.  Karena sisi inilah yang memungkinkan aku lebih muncul ke permukaan. Karena waktu aku terjun ke puisi, sudah banyak penyair lain yang lebih dulu berkibar. Kalau aku biasa-biasanya saja tak akan dikenal dan muncul ke permukaan.

Bagaimana sambutan masyarakat?

Luar biasa. Mereka terkejut. Aku sudah keliling Indonesia, Malaysia, Singapura, Australia, sampai ke Amerika.

Apa sih makna puisi humor?

Humor adalah sisi paling manusiawi dari manusia. Puisi humor adalah puisi yang memiliki kandungan humor yang dapat dijadikan sebagai media kritik. Orang  yang dikritik bisa tertawa. Itulah kenapa puisi humor  disebut  "tidak membenarkan yang salah  tanpa  kebencian"

Dan dalam setiap karya penyair selalu ada unsur humor.  Apalagi jika karya itu merupakan sebuah ironi. Taufik Ismail, Rendra, Sutardji Calzoum Bachri, Joko Pinurbo, dan penyair lainnya banyak menulis puisi  humor

Dari mana sumber inspirasi puisi humor?

Ya dari ironi-ironi yang banyak terjadi di masyarakat dan kehidupan. Sepert kejadian-kejadian aneh yang gak masuk akal orang sehat dan peristiwa yang  terbalik-balik. Misalnya, orang yang salah dibenarkan dan orang benar disalahkan dalam dunia peradilan dan hukum kita. Hidup ini kan penuh dengan ironi.

Kabarnya Anda akan  tour keliling Indonesia lagi dengan membawa puisi humor?

Ya, setelah tour pertama  25 tahun lalu, Maret 2018 nanti saya akan melakukan tour tahap kedua keliling Indonesia sebelum ke luar negeri. Untuk pemanasan, saya akan keliling lima gelanggang remaja di lima wilayah DKI Jakarta.

Apa alasan tour puisi humor jilid dua?

Dalam situasi Indonesia seperti sekarang ini, yang sulit dan  tidak memberi tempat  pada seni pertunjukan dan seni sastra lainnya,  aku coba tawarkan dengan pendekatan  puisi humor.

Apakah hanya membacakan puisi karya sendiri?

Tidak juga. Puisi karya orang lain selama ada unsur humornya, saya baca. Baik karya penyair dalam negeri maupun asing seperti karya penyair  Amerika EE Cummings.

Bagaimana masa depan puisi humor?

Karena humor adalah sisi manusiawi manusia, akan selalu mendapat tempat di hati masyarakat


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Berupaya Masukan Sabu ke LP, Kernet Mobil di Aceh Diamankan Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 01:20 WIB

"Yang bersangkutan ditangkap setelah adanya laporan dari pihak petugas Lapas,"


Ruth Bader Ginsburg Hampir Menjadi Anggota X-Force Deadpool

Selasa, 22 Mei 2018 01:05 WIB

Seseorang mungkin ada memperhatikan ketika Deadpool sedang membalik-balik foto kandidat.


Dikritik, Tarawih Akbar di Monas Dipindahkan ke Masjid Istiqlal

Selasa, 22 Mei 2018 01:00 WIB

"Jadi kita mendengar apa yang disampaikan para ulama dan kita dalam urusan ibadah, urusan agama merujuk kepada para ulama,"


Ajang Penelitian di Malaysia, Tim SMA Matauli Pandan Raih Prestasi

Selasa, 22 Mei 2018 00:56 WIB

SMA Negeri 1 mengirimkan 13 tim peserta dengan jumlah siswa sebanyak 73 orang


Melawan, Penyelundup Sabu Kemasan Teh Cina Tewas Didor Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 00:30 WIB

"Pada saat pengembangan tersangka Fatah mencoba melawan petugas, dilumpuhkan dengan tembakan,"


Jari 98 Dukung Faisal Assegaf Laporkan Politisi PKS ke Polda Metro Jaya

Selasa, 22 Mei 2018 00:20 WIB

"Itu langkah yang tepat dan patut kita dukung dengan keberanian saudara Faizal Assegaf,"


Madagaskar Muncul Sebagai Hotspot Baru Hiu Paus

Selasa, 22 Mei 2018 00:05 WIB

Hiu paus yang terancam punah ditemukan dalam jumlah besar.


Polisi Pastikan Ledakan di Gili Genting Karena Korsleting Listrik

Selasa, 22 Mei 2018 00:00 WIB

"Penyebabnya korsleting listrik, percikannya kena 'bondet' (bom ikan), sitaan polsek,"


PB HMI MPO Minta Tindakan Represif Oknum Polisi Terhadap Kader HMI Jakarta Diusut Tuntas

Senin, 21 Mei 2018 23:59 WIB

"Sesungguhnya Kepolisian tidak saja telah mengesampingkan apa yang diamanatkan oleh konstitusi, tetapi juga telah melanggar Protap Kapolri"


Amien Rais Nilai Poros Ketiga di Pilpres 2019 Mustahil Terbentuk, Karena Hanya Ada Jokowi dan Prabowo

Senin, 21 Mei 2018 23:55 WIB

Berdasarkan analisa poros ketiga itu mustahil. Kemungkinan ada dua kan rematch, jadi nanti pak Jokowi mencari cawapres yang nendang.


Hector Cuper, Kembalinya Mr Runner-Up

Senin, 21 Mei 2018 23:50 WIB

"Tantangan untuk mencapai Piala Dunia adalah tekanan terberat yang pernah saya hadapi," kata Hector Cuper.


Pidato 20 Tahun Reformasi, Zulkifli Hasan Singgung Daftar 200 Mubaligh yang Dikeluarkan Kemenag

Senin, 21 Mei 2018 23:28 WIB

Kemarin, baru-baru, Menteri Agama mengeluarkan rekomendasi 200 ustad. Ngawur itu. Blunder besar.


Bom Sitaan Meledak di Polsek Gili Genting Surabaya

Senin, 21 Mei 2018 23:23 WIB

"Memang ledakan di Polsek Gili Genting disebabkan oleh bom. Akan tetapi, itu bukan serangan dari kelompok teroris,"


Ketum PB HMI MPO Sebut Tindakan Polisi Terhadap Kadernya Benar-benar Keterlaluan

Senin, 21 Mei 2018 23:05 WIB

"Saya mengutuk dan menyayangkan tindakan respon aparat kepolisiam yang berlebihan"


Dalam 2 Bulan, BNN Tangkap 2 Jaringan Narkoba

Senin, 21 Mei 2018 22:59 WIB

"Penangkapan di jalan Medan-binjai, Sumut. Barang bukti 30 kilogram sabu dikemas dalam bungkus teh china,"