Wawancara / Berita

Ibu Melahirkan Meninggal, Amelia Nasdem Kecam Keras Pihak RSUD Timor Tengah Selatan

akurat logo
Bonifasius Sedu Beribe
Kamis, 01 Februari 2018 00:05 WIB
Share akurat gplus
 
Amelia Anggraini, Anggota Komisi IX Fraksi Nasdem DPR RI
Amelia Anggraini, Anggota Komisi IX Fraksi Nasdem DPR RI
(ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Pasien ibu melahirkan, Paulina Herlince Takaeb (25) beserta bayinya, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Timor Tengah Selatan (RSUD TTS), Jumat, (26/1).

Kematian Paulina dan bayinya diduga akibat keterlambatan penanganan medis. Paulina sempat ditolak pihak RSUD TTS, karena tidak membawa surat rujukan dari Puskesmas Binaus.

Anggota Komisi IX Fraksi Nasdem DPR RI Amelia Anggraini mengecam manajemen RSUD TTS yang menolak pasien ibu melahirkan, hingga akhirnya meninggal dunia.

Menurutnya, pihak RSUD TTS telah mengabaikan mandat Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan.

“SPM Bidang Kesehatan merupakan acuan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam penyediaan pelayanan kesehatan yang berhak diperoleh setiap warga secara minimal,” kata Amelia di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu, (31/01).

Amelia mengatakan, SPM Bidang Kesehatan itu sendiri diantaranya meliputi; setiap ibu hamil mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar, setiap ibu bersalin mendapatkan pelayanan persalinan sesuai standar, dan setiap bayi baru lahir mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar.

Dalam konteks kasus ibu melahirkan Paulina Herlince, Amelia mencurigai pihak RSUD TTS tak mengikuti standar, sehingga berakibat pasien tersebut meninggal.

“Ini kasus bukan sekali dua kali terjadi. Sudah sering terjadi di beberapa rumah sakit baik pemerintah dan swasta. Kita ingin tahu apa yang dilakukan tim pengawas RS sekarang!,” tegasnya.

Amelia juga mewanti-wanti Pemerintah Daerah yang memiliki kewenangan pelayanan dasar. Dan ini, lanjut Amelia, merupakan kewajiban bagi pemerintah daerah untuk menjamin setiap warga negara memperoleh kebutuhan dasarnya, serta berlaku secara nasional.

Konsekuensi dari itu, sambung Amelia, Pemda diharapkan memastikan tersedianya sumber daya baik itu berupa sarana, prasarana, alat, tenaga dan uang/biaya yang cukup agar proses penerapan SPM berjalan kuat.

“SPM merupakan hal minimal yang harus dilaksanakan oleh Pemda untuk rakyatnya. Maka, target SPM harus 100% setiap tahunnya. SPM juga merupakan salah satu program strategis nasional sehingga harus menjadi perhatian,” ujarnya.

Sementara, suami Paulina, Jemsius Taneo menyesalkan sikap pihak RSUD TTS yang berlarut-larut menangani Paulina. Jemsius menuturkan, istrinya sudah dibawa ke RSUD TTS pada Kamis, (25/1) pagi. 

Namun, ditolak karena alasan tak membawa surat rujukan dari Puskesmas Binaus. Padahal, Paulina sudah kesakitan. Jemsius berusaha kembali ke Puskesmas Binaus, dalam perjalanan ia bertemu dengan kepala Puskesmas.

“Kepala Puskesmas menolak memberikan rujukan dengan alasan tidak mengenal Paulina. Saya langsung ke Puskesmas, dan petugas minta pasien dibawa ke Puskesmas,” ungkap Jemsius.[]


Editor. Bonifasius Sedu Beribe

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Berupaya Masukan Sabu ke LP, Kernet Mobil di Aceh Diamankan Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 01:20 WIB

"Yang bersangkutan ditangkap setelah adanya laporan dari pihak petugas Lapas,"


Ruth Bader Ginsburg Hampir Menjadi Anggota X-Force Deadpool

Selasa, 22 Mei 2018 01:05 WIB

Seseorang mungkin ada memperhatikan ketika Deadpool sedang membalik-balik foto kandidat.


Dikritik, Tarawih Akbar di Monas Dipindahkan ke Masjid Istiqlal

Selasa, 22 Mei 2018 01:00 WIB

"Jadi kita mendengar apa yang disampaikan para ulama dan kita dalam urusan ibadah, urusan agama merujuk kepada para ulama,"


Ajang Penelitian di Malaysia, Tim SMA Matauli Pandan Raih Prestasi

Selasa, 22 Mei 2018 00:56 WIB

SMA Negeri 1 mengirimkan 13 tim peserta dengan jumlah siswa sebanyak 73 orang


Melawan, Penyelundup Sabu Kemasan Teh Cina Tewas Didor Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 00:30 WIB

"Pada saat pengembangan tersangka Fatah mencoba melawan petugas, dilumpuhkan dengan tembakan,"


Jari 98 Dukung Faisal Assegaf Laporkan Politisi PKS ke Polda Metro Jaya

Selasa, 22 Mei 2018 00:20 WIB

"Itu langkah yang tepat dan patut kita dukung dengan keberanian saudara Faizal Assegaf,"


Madagaskar Muncul Sebagai Hotspot Baru Hiu Paus

Selasa, 22 Mei 2018 00:05 WIB

Hiu paus yang terancam punah ditemukan dalam jumlah besar.


Polisi Pastikan Ledakan di Gili Genting Karena Korsleting Listrik

Selasa, 22 Mei 2018 00:00 WIB

"Penyebabnya korsleting listrik, percikannya kena 'bondet' (bom ikan), sitaan polsek,"


PB HMI MPO Minta Tindakan Represif Oknum Polisi Terhadap Kader HMI Jakarta Diusut Tuntas

Senin, 21 Mei 2018 23:59 WIB

"Sesungguhnya Kepolisian tidak saja telah mengesampingkan apa yang diamanatkan oleh konstitusi, tetapi juga telah melanggar Protap Kapolri"


Amien Rais Nilai Poros Ketiga di Pilpres 2019 Mustahil Terbentuk, Karena Hanya Ada Jokowi dan Prabowo

Senin, 21 Mei 2018 23:55 WIB

Berdasarkan analisa poros ketiga itu mustahil. Kemungkinan ada dua kan rematch, jadi nanti pak Jokowi mencari cawapres yang nendang.


Hector Cuper, Kembalinya Mr Runner-Up

Senin, 21 Mei 2018 23:50 WIB

"Tantangan untuk mencapai Piala Dunia adalah tekanan terberat yang pernah saya hadapi," kata Hector Cuper.


Pidato 20 Tahun Reformasi, Zulkifli Hasan Singgung Daftar 200 Mubaligh yang Dikeluarkan Kemenag

Senin, 21 Mei 2018 23:28 WIB

Kemarin, baru-baru, Menteri Agama mengeluarkan rekomendasi 200 ustad. Ngawur itu. Blunder besar.


Bom Sitaan Meledak di Polsek Gili Genting Surabaya

Senin, 21 Mei 2018 23:23 WIB

"Memang ledakan di Polsek Gili Genting disebabkan oleh bom. Akan tetapi, itu bukan serangan dari kelompok teroris,"


Ketum PB HMI MPO Sebut Tindakan Polisi Terhadap Kadernya Benar-benar Keterlaluan

Senin, 21 Mei 2018 23:05 WIB

"Saya mengutuk dan menyayangkan tindakan respon aparat kepolisiam yang berlebihan"


Dalam 2 Bulan, BNN Tangkap 2 Jaringan Narkoba

Senin, 21 Mei 2018 22:59 WIB

"Penangkapan di jalan Medan-binjai, Sumut. Barang bukti 30 kilogram sabu dikemas dalam bungkus teh china,"