Wawancara / Berita

Kebersihan Pulau Dewata Dikagumi Mahasiswa Universitas Kumamoto Jepang

akurat logo
Puji Sukiswanti
Kamis, 01 Februari 2018 11:06 WIB
Share akurat gplus
 
Wisata pulau Bali
Wisata pulau Bali
(bali-indonesia.com)

AKURAT.CO, Gubernur Bali yang diwakili Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan I Dewa Putu Sunartha menerima kunjungan 19 mahasiswa dari Universitas Kumamoto Jepang di Ruang Prajasabha Kantor Gubernur Bali, Rabu (31/1).

Dewa Sunartha menyampaikan apresiasinya atas kunjungan para mahasiswa tersebut ke Bali. Dengan adanya kunjungan ini diharapkan akan dapat mengembangkan kerjasama yang selama ini telah terbentuk antara Pemprov Bali dengan Kumamoto khususnya dan Pemerintah Jepang pada umumnya.

"Kami menyambut baik kunjungan para mahasiswa Kumamoto ini. Manfaatkan kunjungan ini untuk menggali  informasi sebanyak banyaknya tentang Bali dan nikmati keindahan alam dan budaya Bali. Saya harap persahabatan dan kerjasama kedua wilayah kedepannya akan semakin berkembang," imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Konsul Jenderal Jepang untuk Bali, Hirohisa Chiba, bahwasannya kunjungan mahasiswa Kumamoto Jepang ke Bali merupakan program pertukaran pemuda yang dilakukan Jepang dengan beberapa negara ASEAN termasuk Indonesia.

Kunjungan para mahasiswa yang tergabung dalam program Jenesy 2017 Outbond Program to Indonesia ini bertujuan untuk membangun kerjasama antar para pemuda, mengenal kebudayaan serta peningkatan kerjasama baik dalam bidang ekonomi maupun pendidikan. Kunjungan para mahasiswa Kumamoto Jepang di Bali berlangsung dari tanggal 30 Januari hingga 7 Februari 2018.

Sementara itu dalam sesi tanya jawab, masalah penanganan sampah di Bali menjadi pusat perhatian sejumlah mahasiswa. Menurut mereka, sepanjang perjalanan yang mereka lalui menuju Kantor Gubernur Bali terlihat jalanan yang bersih dan taman yang indah bebas dari sampah.

Menanggapi hal tersebut Dewa Sunartha yang didampingi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan I Putu Astawa, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Dewa Putu Beratha dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa menyampaikan bahwasannya penanganan sampah menjadi prioritas utama dari Pemerintah Provinsi Bali.

Sebagai daerah tujuan pariwisata dunia, kenyamanan dan keamanan wisatawan di Bali memegang peran penting. Sinergitas serta peran serta dari masyarakat, pemerintah dan pihak swasta dalam menanggulangi sampah dan menciptakan kebersihan lingkungan terus ditingkatkan.

Masyarakat secara terus menerus diberikan sosialisasi untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan serta tata cara pengelolaan sampah yang dimulai dari tingkat rumah tangga.

"Segala upaya tersebut diharapkan akan dapat mewujudkan Bali yang Clean and Green. Pemilahan sampah dimulai dari tingkat rumah tangga. Reuse, reduce dan recycle terus digalakkan di tengah masyarakat. Sampah juga sedang diupayakan untuk bisa menghasilkan tenaga listrik. Kita terus berupaya  bagaimana agar sampah bisa menjadi sesuatu yang berharga seperti emas, " tuturnya.[]


Editor. Erizky Bagus Zuhair

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Berupaya Masukan Sabu ke LP, Kernet Mobil di Aceh Diamankan Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 01:20 WIB

"Yang bersangkutan ditangkap setelah adanya laporan dari pihak petugas Lapas,"


Ruth Bader Ginsburg Hampir Menjadi Anggota X-Force Deadpool

Selasa, 22 Mei 2018 01:05 WIB

Seseorang mungkin ada memperhatikan ketika Deadpool sedang membalik-balik foto kandidat.


Dikritik, Tarawih Akbar di Monas Dipindahkan ke Masjid Istiqlal

Selasa, 22 Mei 2018 01:00 WIB

"Jadi kita mendengar apa yang disampaikan para ulama dan kita dalam urusan ibadah, urusan agama merujuk kepada para ulama,"


Ajang Penelitian di Malaysia, Tim SMA Matauli Pandan Raih Prestasi

Selasa, 22 Mei 2018 00:56 WIB

SMA Negeri 1 mengirimkan 13 tim peserta dengan jumlah siswa sebanyak 73 orang


Melawan, Penyelundup Sabu Kemasan Teh Cina Tewas Didor Polisi

Selasa, 22 Mei 2018 00:30 WIB

"Pada saat pengembangan tersangka Fatah mencoba melawan petugas, dilumpuhkan dengan tembakan,"


Jari 98 Dukung Faisal Assegaf Laporkan Politisi PKS ke Polda Metro Jaya

Selasa, 22 Mei 2018 00:20 WIB

"Itu langkah yang tepat dan patut kita dukung dengan keberanian saudara Faizal Assegaf,"


Madagaskar Muncul Sebagai Hotspot Baru Hiu Paus

Selasa, 22 Mei 2018 00:05 WIB

Hiu paus yang terancam punah ditemukan dalam jumlah besar.


Polisi Pastikan Ledakan di Gili Genting Karena Korsleting Listrik

Selasa, 22 Mei 2018 00:00 WIB

"Penyebabnya korsleting listrik, percikannya kena 'bondet' (bom ikan), sitaan polsek,"


PB HMI MPO Minta Tindakan Represif Oknum Polisi Terhadap Kader HMI Jakarta Diusut Tuntas

Senin, 21 Mei 2018 23:59 WIB

"Sesungguhnya Kepolisian tidak saja telah mengesampingkan apa yang diamanatkan oleh konstitusi, tetapi juga telah melanggar Protap Kapolri"


Amien Rais Nilai Poros Ketiga di Pilpres 2019 Mustahil Terbentuk, Karena Hanya Ada Jokowi dan Prabowo

Senin, 21 Mei 2018 23:55 WIB

Berdasarkan analisa poros ketiga itu mustahil. Kemungkinan ada dua kan rematch, jadi nanti pak Jokowi mencari cawapres yang nendang.


Hector Cuper, Kembalinya Mr Runner-Up

Senin, 21 Mei 2018 23:50 WIB

"Tantangan untuk mencapai Piala Dunia adalah tekanan terberat yang pernah saya hadapi," kata Hector Cuper.


Pidato 20 Tahun Reformasi, Zulkifli Hasan Singgung Daftar 200 Mubaligh yang Dikeluarkan Kemenag

Senin, 21 Mei 2018 23:28 WIB

Kemarin, baru-baru, Menteri Agama mengeluarkan rekomendasi 200 ustad. Ngawur itu. Blunder besar.


Bom Sitaan Meledak di Polsek Gili Genting Surabaya

Senin, 21 Mei 2018 23:23 WIB

"Memang ledakan di Polsek Gili Genting disebabkan oleh bom. Akan tetapi, itu bukan serangan dari kelompok teroris,"


Ketum PB HMI MPO Sebut Tindakan Polisi Terhadap Kadernya Benar-benar Keterlaluan

Senin, 21 Mei 2018 23:05 WIB

"Saya mengutuk dan menyayangkan tindakan respon aparat kepolisiam yang berlebihan"


Dalam 2 Bulan, BNN Tangkap 2 Jaringan Narkoba

Senin, 21 Mei 2018 22:59 WIB

"Penangkapan di jalan Medan-binjai, Sumut. Barang bukti 30 kilogram sabu dikemas dalam bungkus teh china,"