Wawancara / Berita
Wawancara Danurwindo

"Filosofi Permainan Sepakbola Indonesia adalah Menyerang"

akurat logo
Agung Nugroho
Jumat, 15 September 2017 16:08 WIB
Share akurat gplus
 
Mantan Pelatih Persija Jakarta, Danurwindo, menganggap kecenderungan permainan Indonesia adalah menguasai bola dan menyerang.
Mantan Pelatih Persija Jakarta, Danurwindo, menganggap kecenderungan permainan Indonesia adalah menguasai bola dan menyerang.
( (Foto: Metro News).)

AKURAT.CO, Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 memilih permainan menyerang untuk menjadi juara di ajang kualifikasi AFC U-16. Mereka tergabung di Grup G  melawan Thailand, laos, Timor Leste, dan Kepulauan Mariana Utara.

Menurut Direktur Teknik Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Muhammad Danurwindo, 66 tahun, dengan bermain menyerang, Garuda Muda – julukan Timnas U-16 – dipercaya akan bisa terinspirasi dari penampilan juara Liga Primer Inggris dua tahun terakhir, Chelsea dan Leicester City.

Akurat.co berkesempatan mewawancarai mantan pelatih Persija Jakarta pada periode 2008-2009 itu di sela pelepasan Timnas Indonesia U-16 ke Thailand di Stadion Atang Sutresna, Kompleks Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (13/9). Berikut petikannya:

Jose Mourinho menyebut tim seperti Chelsea memenangi Liga Primer Inggris dengan serangan balik. Bagaimana dengan permainan Indonesia?

Kalau Indonesia, saya kira enggak karena kita juga sudah punya filosofi bermain. Artinya, filosofi bermain kita bermain menyerang. Position tapi progresive, konstruktif membangun serangan, dari bawah tengah depan. Tapi pasti progresive. “Apa progresive?” ingin mencetak gol, ingin menyerang.

Tapi dalam permainan sepakbola sah-sah saja kalau tim di dalam satu turnamen pertandingan (menerapkan) taktik bertahan dulu, baru counter attack. Karena di dalam sepakbola ada dua cara bermain. Semua bisa jadi juara.

Ada reaktif, yang lebih memfokuskan pada pertahanan, merebut bola dan counter attack. Tapi juga ada pro-aktif, lebih ingin menyerang, ingin cetak gol ke gawang lawan. Nah sekarang di sepakbola modern, permainan pro-aktif, permainan menyerang, lebih banyak berhasil dibanding dengan permainan bertahan untuk counter attack.

Tapi Conte di Chelsea dan Claudio Ranieri di Leicester City juara di tahun pertama dengan counter attack?

Semua bisa terjadi. Barcelona bisa jadi juara (Copa del Rey 2016 – 2017). Barcelona (Luis Enrique) pegang bola. Atlético Madrid juga bisa jadi juara (La Liga 2013 – 2014) melalui manajer Diego Simeone) dengan menggunakan counter attack.

Tetapi, yang paling bagus adalah menguasai bola, menciptakan peluang, dan mencetak gol. Itu yang bener. Jadi bukan hanya pegang bola tapi tidak menciptakan peluang, bukan itu tujuannya.

Berarti efektivitas?

Pegang bola, menguasai main, tapi ciptakan peluang, seperti itu.[]

 


Editor. Hervin Saputra

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Tinggal di Lingkungan Hijau Hindarkan Anak-anak dari Depresi

Selasa, 23 Januari 2018 12:31 WIB

Anak-anak yang tinggal di pedesaan dengan banyak tanaman justru lebih sehat baik fisik atau pun mentalnya.


Gaya Rambut Dikritik, Pasha 'Ungu' Buka Suara

Selasa, 23 Januari 2018 12:30 WIB

Dikritik banyak orang karena model rambut, Pasha akui tak melanggar etika


DPRD DKI: Kebijakan Penataan Tanah Abang Anies, Mengadu Domba

Selasa, 23 Januari 2018 12:24 WIB

Pajak jalan dibebankan kepada sopir angkot, namun penggunaannya untuk PKL


Putri Titian Marah ke Junior Liem, Warganet Kok Ketawa?

Selasa, 23 Januari 2018 12:12 WIB

Putri Titian ungkapan kekesalannya kepada Junior Liem, namun warganet malah menertawainya. Ada apa?


Indika Energy Minat Saham DOID dari Northstar, Kedua Sahamnya Terus Hijau Sejak Pembukaan

Selasa, 23 Januari 2018 12:12 WIB

Reza: Pemberitaan Northstar Ini sebenernya masih belum jelas dijualnya kemana, dan dijual berapa persen


Peduli Pembangunan SDM Pemuda, Wali Kota Jayapura Terima Penghargaan

Selasa, 23 Januari 2018 12:10 WIB

Dengan adanya penghargaan ini nantinya lebih menegaskan kepedulian Pemerintah Kota Jayapura dalam program pembinaan masyarakat


[FOTO] Tokyo Tertimbun Salju Tebal

Selasa, 23 Januari 2018 12:02 WIB

0


Trailer 2 Rampage telah Hadir Secara Online

Selasa, 23 Januari 2018 11:59 WIB

Film Rampage direncanakan rilis pada 20 April 2018 mendatang.


Lewat Command Center, Bakamla Pantau Keamanan Laut Indonesia

Selasa, 23 Januari 2018 11:55 WIB

Keberadaan Bakamla Integrated Information System (BIIS) memungkinkan Bakamla memiliki wadah yang memfasilitasi secara terintegrasi


Jumanji: Welcome to the Jungle Kokoh di Puncak Box Office

Selasa, 23 Januari 2018 11:55 WIB

Film ini telah mendapat pemasukan sebesar 450 juta dolla AS secara internasional.


Polisi Janji Tindak Lanjuti Kasus Penembakan di Lipss Club

Selasa, 23 Januari 2018 11:52 WIB

Dalam kasus penembakan kader Gerindra ada dua kasus, yang pertama penembakan yang kedua pengeroyokan anggota Brimob


Indroyono Susilo: Industri Pariwisata Tumbuh Signifikan

Selasa, 23 Januari 2018 11:52 WIB

Indroyono: Industri pariwisata Indonesia sudah memiliki semua yang diperlukan tinggal dikemas dengan baik.


Terapi Suara Latih Otak Abaikan Tinitus

Selasa, 23 Januari 2018 11:50 WIB

Penderita tinitus kerap mendengarkan suara denging telinga yang bisa membuat kepala menjadi pusing.


Shutdown, Investor Makin Kebal Hadapi Drama AS

Selasa, 23 Januari 2018 11:48 WIB

Aksi harga di sebagian besar kelas aset menyiratkan bahwa pasar finansial semakin kebal menghadapi drama politik AS


Samsung Tangkis Tuduhan Perlambat Performa Ponsel Lama

Selasa, 23 Januari 2018 11:43 WIB

Banyak konsumen curiga dengan makin melambatnya kinerja ponsel lama beberapa brand terkenal.